March 30, 2009

Andalan Terakhir untuk Djarum Black Blog Competition

Lusa adalah hari terakhir pendaftaran Djarum Black Blog Competition. Meskipun aku terlambat mengetahuinya, akhirnya sampai juga pada artikel yang ke-21. Mungkin yang aku rasakan dirasakan juga oleh blacker yang lain, yaitu mengenai tema artikel yang dikompetisikan. Haruskah bertema tentang keywords yang dipilih? Ataukah tentang apa saja asal syarat keywords terpenuhi? Atau tentang hal yang lain yang sempat membuat blacker kehilangan arah?

Jika mau menulis artikel dengan tema fokus kepada keywords yang digunakan tentu akan mudah sekali. Karena pasti ada banyak sekali sumbernya. Tinggal googling kita bisa dapatkan. Tetapi akhirnya artikel akan lebih menyerupai berita atau saduran bebas yang dijejali pendapat pribadi. Artikel seperti ini akan sangat bisa dirasakan oleh pembacanya. Meskipun begitu, artikel yang bersifat berita akan "terkesan" berbobot dibandingkan dengan artikel tentang pengalaman pribadi. Karena bisa menampilkan data-data statistik yang lengkap dan bisa dipertanggungjawabkan. Contohnya adalah tema tentang sejarah Djarum, produk-produknya, kegiatan-kegiatan yang disponsori Djarum dan yang seputar itulah.

Seorang blacker yang terlibat dalam kegiatan yang disponsori Djarum Black, menulis pengalaman pribadi pasti akan lebih sulit baginya. Tanpa kebiasaan menulis dan dikritik, artikel akan tidak memiliki arah (=ngglundung semprong), tidak ada pesan, dan kalimatnya patah-patah (bukan goyang patah-patah lho). Walau begitu tetap lebih berpeluang, karena ide-idenya sudah pasti segudang.

Untungnya aku perokok (baru kali ini aku merasa untung jadi perokok), dengan merokok Djarum Black Slimz dan Djarum Black yang bercita rasa, sudah memberikan sumbangan ide tulisan. Sekarang aku membayangkan blacker yang bukan perokok dan tidak mengenal banyak kegiatan yang disponsori Djarum Black. Jika di dalam artikel orang ini mengelu-elukan Djarum Black, rasanya kok piye gitu ya? Tidak sekata dengan hati. Seperti orang yang memanggil Anda dengan panggilan "Bos" setelah Anda berjanji akan memberinya rokok. Mari kita lihat kembali tentang syarat dan ketentuan kompetisi di autoblackthrough.com, yang aku tulis berikut mungkin telah sempat menjadi pemikiran blacker yang berubah-ubah haluan:

OVERVIEW: "Tulisan memuat pengalaman sehari-hari dan pandangan individu terhadap suatu hal." ehm... mudah dong. "Suatu hal", sempat bingung juga kan? Jangan-jangan "suatu hal" terbatas pada keywords yang diwajibkan. Makanya ada blacker yang melulu menulis tentang keywords. Bahkan semua dari 13 keywords ada di dalam satu biji artikelnya. Atau sering-sering mengulang kata "pendapatku" sehingga kata ini selalu muncul di 20 artikel.

LATAR BELAKANG: "Untuk menemukan generasi baru yang lebih expressive, speak up their opinion, care to their surroundings, and creative." Creative, jika digabung dengan keywords, akan membuat blacker menuliskan ide-ide kreatifitasnya yang mungkin (=siapa tahu) bisa dipertimbangkan oleh Djarum Black. Blacker ini menangkap pengertian bahwa Djarum Black sedang mencari hal baru untuk BLACK.
Kemudian "care to their surroundings". Surrounding me is Lumpur Porong, bagaimana ceritanya aku bisa mempertemukan Lumpur Porong dengan keywords?

SYARAT DAN KETENTUAN: "Menggunakan bahasa yang menarik dengan gaya bahasa apapun selama sopan." Bagaimana Anda menangkap maksud dari "Bahasa yang menarik" ? Apakah bahasa gaul? Karena memang akupun kadang memaksakan untuk sok gaul dalam artikelku. Padahal usia sudah larut. Kadang bingung mau pakai yang mana antara "Aku", "Saya" atau "Gue".

Udah ya, ikutan nulis aja. Yang menjadi andalan terakhir adalah do'a.

2 comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More