March 12, 2009

Memahami Vlookup bag. 1

Area of interest : MS-Excel & OOo Calc
Vlookup adalah salah satu fungsi index yang sangat populer oleh siapa saja meskipun belum bisa menggunakannya. Saya akan menulis tutorialnya mulai dari awal sampai tuntas, dan pada posting ini adalah bagian 1. Jika kurang jelas, silakan download tutorial interaktif berbahasa Indonesia di sini.
Ilustrasi:
Kang Yayan pagi ini berangkat kerja kehujanan dan belum sempat sarapan pagi. Meskipun waktu istirahat masih jauh, karena lapar, Kang Yayan sudah memutuskan menu untuk makan siang: makannya nasi rawon, dan minumnya susu soda. Pukul 11:55 tepat, Kang Yayan sudah tidak tampak di tempat kerjanya, sengaja buru-buru ke warung makan. Kebetulan warung langganan biasanya tutup, akhirnya Kang Yayan masuk ke warung lain.
Karena tidak pernah makan di warung yang ini, sebelum order Kang Yayan terlebih dahulu mengambil dua lembar kertas yang disediakan di meja. Lembar satu berjudul “Tabel Harga Makanan”, dan lembar dua berjudul “Table Harga Minuman”. Tabel satu memiliki dua kolom: kolom pertama adalah “Nama Makanan”, dan kolom kedua adalah “Harga”.
Mata Kang Yayan mulai memindai “Tabel Harga Makanan” untuk menemukan kata “nasi rawon” . Ketemu ada di baris nomor 4, pada baris yang sama ada angka Rp. 12,000.- tertulis di kolom kedua (kolom “Harga”). Mata Kang Yayan juga memindai “Tabel Harga Minuman” untuk menemukan kata “susu soda”. Ketemu ada di baris nomor 1, pada baris yang sama ada angka Rp. 10,000.- tertulis di kolom kedua (kolom “Harga”).
Singkat dari cerita ini adalah: Kang Yayan mencari kata “Nasi Rawon”, di dalam “Tabel Harga”. Setelah ditemukan, Kang Yayan mendapatkan sebuah nilai Rp.12,000.-. Apa yang dilakukan Kang Yayan inilah konsep kerja =vlookup().
Bentuk umum fungsi ini adalah:
=vlookup(yg_dicari;tempat_mencari;no_kolom_data_yg_diambil;0)
Secara konsep, Kang Yayan telah menjalankan fungsi :
=vlookup("Nasi_Rawon";"Tabel_Harga_Makanan";2;0)
Nilai yang dihasilkan pencarian Kang Yayan adalah Rp.12,000.-
Untuk apa parameter 0 ? Karena jawaban untuk pertanyaan ini panjang dan dalam, kita akan bahas sampek tuntas di posting kemudian. Untuk sementara, jika Anda menggunakan =vlookup(), pokoknya parameter terakhir ketikkan angka 0.
Saya rasa sudah mulai jelas, dan kita mulai dengan latihan di dalam worksheet:
Dalam latihan berikut saya menggunakan OOo-Calc, jika Anda menggunakan MS Excel, gunakan tanda koma sebagai pemisah ekspresi (dalam gambar menggunakan titik koma):
Cara mudah mendapatkan “no_kolom_data_yg_diambil”
Jika table (tempat_mencari) hanya terdiri beberapa kolom, untuk mendapatkan “no_kolom_data_yg_diambil” adalah mudah. Tetapi jika table memiliki buanyak kolom, dan lagi ada yang dihide, berikut tipsnya:
Kapan Anda memerlukan fungsi =vlookup() ? Jawabannya ada dalam cerita Kang Yayan makan siang. Mana saja pekerjaan yang memerlukan informasi dari table ketentuan, vlookup akan berguna: pengambilan harga dari price list; pengambilan informasi (nilai dan gambar) atas sebuah kode; membandingkan dua table; pengambilan informasi dari table rentang (contoh: step discount); infinity....
Peringatan: =vlookup() yang diolah menggunakan OOo Cac, kemudian dikirimkan kepada orang lain yang pengguna MS Excel, jika pembuat data ini adalah Anda, ada beberapa pantangan untuk Anda. Ikuti posting ke depan.

3 comments:

  1. thengs, ane lg belajar vlookup niyh gan!

    ReplyDelete
  2. Thanks ya mas,,berguna banget

    ReplyDelete
  3. makasih, makasih banyak ya kak infonya! :D

    ReplyDelete

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More